Minggu, 23 Juni 2024

Tag: Nabi Muhammad

Gadis Itu, Ibu dari Ayahnya
Kabar Khas

Gadis Itu, Ibu dari Ayahnya

PADA masa awal kenabian, setelah turun perintah untuk menyampaikan dakwah secara terbuka, Nabi Muhammad naik ke bukit Shafa dan  menyeru, “Wahai sekalian manusia, aku adalah utusan Allah, Tuhan semesta alam.” Orang-orang pun segera memandang ke arahnya. Nabi mengulang kalimat tersebut sampai tiga kali. Setelah itu Nabi pergi ke bukit Marwah, lalu menyeru hal yang sama dengan suara keras. Seorang tokoh Quraisy, Abu Jahal, dengan sorot mata tidak senang memperhatikan apa yang dilakukan Nabi. Lalu dia mengambil batu dan melemparkannya tepat mengenai kepala Nabi, hingga kedua mata beliau terluka. Perbuatan Abu Jahal diikuti yang lainnya. Mereka ramai-ramai melempari Rasulullah dan menghinanya. Nabi pun lari ke gunung dan bersembunyi. Insinden itu memunculkan kabar lain. “Wahai Ali, Mu...
Kalung Fatimah, Kalung yang Membebaskan
Kabar Khas

Kalung Fatimah, Kalung yang Membebaskan

SUATU ketika Nabi sedang di masjid bersama para sahabat. Datanglah seorang musafir. “Ya Rasulullah, saya lapar sekali, berilah saya makanan. Saya tak punya uang untuk pulang. Tolong saya". “Aku sedang tak punya apa-apa untuk diberikan kepadamu,” jawab Nabi. “Pergilah ke tempat orang yang dicintai Allah dan Rasulnya. Itulah putriku, Fatimah". Di rumah FatimahAzzahra pun tak ada uang dan makanan. Hanya ada kalung hadiah pernikahannya dengan Ali. Fatimah menyerahkannya, “Jual kalung ini. Semoga bisa memenuhi kebutuhanmu". Musafir itu lalu kembali ke masjid dan menunjukkan kalung itu. Rasul sangat terharu atas kedermawanan putrinya. Sahabat Ammar bin Yasir berminat membelinya. "Berapa hendak kau jual kalung itu?" tanya Ammar. "Aku membutuhkan roti dan daging, baju dan uang 10 dinar untuk...
Di Mana Pertama Kali Nabi Salat Jumat?
Kabar Khas

Di Mana Pertama Kali Nabi Salat Jumat?

SAAT berkeliling Madinah, jemaah umrah atau haji, akan diberi tahu pembimbing atau pemandu tentang Masjid Jumat. Namun rombongan jarang yang singgah di lokasi itu. Kebanyakan lebih memilih singgah di Masjid Quba lalu melaksanakan salat sunat dua rakaat di masjid tersebut. Padahal Masjid Jumat adalah tonggak penting dalam sejarah Islam. Di situlah pertama kali Nabi Muhammad salat Jumat. Perintah salat Jumat sendiri turun di Mekah, bersamaan dengan perintah salat lima waktu. Namun karena Rasulullah masih berada di Mekah dan kondisi belum memungkinkan, kewajiban salat yang mensyaratkan diikuti jemaaah dalam jumlah banyak, itu ditunda.  Salat Jumat pertama kali dilakukan, ketika Nabi hijrah ke Madinah. Menurut berbagai referensi, pada Senin, 12 Rabiul Awal 1 Hijriyah atau 23 September...
Nabi dan Pemeluk Agama Lain
Kabar Khas

Nabi dan Pemeluk Agama Lain

NABI Muhammad diutus Allah SWT untuk menebar kasih sayang ke seluruh semesta. Karenanya misi itu diapliksikan baik dalam kebijakan sebagai pemimpin tertinggi umat maupun dalam akhlak sehari-harinya. Pada Piagam Madinah, tercermin sikap Nabi di tengah-tengah perbedaan dan keragaman. Dalam surat perdamaian dengan kaum Kristen  Najran, tampak sikap toleransi dan kesungguhan untuk melindungi mereka yang berbeda keyakinan. Antara lain Nabi menulis: “Bagi penduduk Najran dan sekitarnya, jaminan Allah dan Rasul-Nya diberikan untuk keselamatan jiwa, harta, agama, gereja-gereja, pendeta-pendeta, uskup-uskup, orang-orang yang hadir dan orang-orang tidak hadir dari mereka”. Ketika pasukan Islam memasuki Yerusalem, Palestina, Khalifah Umar bin Khattab menulis perjanjian: “….Saya memberikan ja...
Ciuman Sang Nabi
Kabar Khas

Ciuman Sang Nabi

BURUH. Selalu saja menarik untuk diperbincangkan. Kelas semut pekerja ini berkali-kali menjadi inspirasi penting dalam sejarah peradaban manusia. Bahkan pada tingkat tertentu telah melahirkan berbagai gerakan revolusi di mana-mana, dengan tema ekstrim pertentangan antarkelas.  Indonesia pernah menjadi tempat eksperimen pertentangan antarkelas, tapi tidak  berhasil. Sebab kondisi yang disyaratkan tidak terpenuhi. Pertentangan tajam seperti di tempat lain memang tidak pernah terjadi di negeri ini, antara buruh dan pemilik modal atau antara petani dan pemilik lahan, yang memantik api revolusi. Meski demikian tidak berarti nasib buruh berada dalam kondisi sejahtera dan berkeadilan. Situasi yang jomplang antara dua status itu menjadi kenyataan sehari-hari. Upah buruh jauh tertingga...
Nabi pun Minta Maaf dan Bayar Ganti Rugi
Kabar Khas

Nabi pun Minta Maaf dan Bayar Ganti Rugi

DALAM sebuah ekspedisi di tahun 630 M atau 8 H, Nabi Muhammad mengirim Khalid bin Walid untuk mengajak suku Bani Jadzimah masuk Islam. Sejumlah sahabat Nabi ikut serta bersama Khalid. Setelah sampai di tujuan, diketahui ternyata Bani Jadhima sudah masuk Islam. Tapi Khalid malah memerintahkan agar mereka ditawan. Meskipun anggota pasukannya  mengingatkan, Khalid tetap pada keputusannya. Bahkan dia melakukan tindakan berlebihan, mengeksekusi mati sebagian besar laki-laki suku tersebut. Segera saja anggota pasukan tersebut melaporkan perbuatan Khalid kepada Nabi. Setelah mengetahui duduk persoalannya secara jelas, bukan main kecewa dan marahnya Nabi atas tindakan sadis itu. Lalu beliau mengangkat kedua tangannya dan berdoa, “Ya Allah aku berlepas tangan dari apa yang dilakukan Khalid...
Lampu dan Mimbar Pertama di Masjid Nabi
Kabar Khas

Lampu dan Mimbar Pertama di Masjid Nabi

SUATU hari, Tamim al-Dari datang ke Madina. Dia menyuruh budaknya membuat pelita minyak yang dibawanya dari Suriah. Kebetulan hari itu adalah hari Jumat. Masuk ke masjid, Tamim merentangkan tali dari tiang ke tiang, lalu menggantungkan pelita-pelita itu di sana. Begitu matahari terbenam, pelita dinyalakan. Sebelumnya, untuk menerangi masjid, para sahabat melakukannya dengan cara membakar jerami kurma. Ketika Nabi Muhammad masuk, beliau heran melihat pelita-pelita itu. “Siapa yang membuat ini?” tayanya. “Tamim al-Dari, wahai Rasulullah,” jawab sahabat. “Kau telah menyinari Islam. Semoga Allah menyinarimu di dunia dan diakhirat,” ujarnya. Itulah untuk pertama kalinya, masjid di Madinah memakai penerangan lampu yang menggunakan minyak. Selain tidak ada penerangan serupa itu, pada awalnya ...
Beginilah Akhlak Cucu Nabi Muhammad
Kabar Khas

Beginilah Akhlak Cucu Nabi Muhammad

SUATU kali seseorang mencaci-maki Imam Hasan bin Ali bin Abi Thalib dengan kata-kata yang tidak pantas.  Imam Hasan diam saja, tidak membalas cacian itu. Anak Imam Hasan yang juga berada di tempat itu bertanya, "Wahai Ayahanda, orang itu mencaci maki tapi mengapa ayah tidak membalasnya?" Dengan lemah lembut Imam Hasan menjawab pertanyaan putranya, "Bagaimana aku membalasnya, sedangkan kakekku Muhammad,  ayahku Ali bin Abi Thalib dan ibuku Fatimah Azzahra, tidak pernah mengajariku caci maki". Bukan sekali itu Imam Hasan dicaci orang. Di lain waktu,  cucu Nabi itu berjalan di tengah keramaian. Tiba-tiba berpapasan dengan seseorang yang sudah berumur asal Syam, yang sangat membenci Ahlul Bait Nabi. Mulailah pria itu mencaci maki habis-habisan. Imam Hasan tertunduk diam, tid...
Nabi dan Misteri 12 Lelaki Bertopeng
Kabar Khas

Nabi dan Misteri 12 Lelaki Bertopeng

MALAM gelap gulita. Udara padang pasir di antara bukit Aqabah dan Madinah cukup dingin. Sementara itu 12 orang pria mengendap-endap di sebuah bukit. Mereka mendekati unta yang sedang ditunggangi seseorang. Penunggang unta itu tidak sendirian. Di depan ada pemegang tali kekang. Seorang lagi di belakang menggiring unta. Secepat kilat kedua belas lelaki yang mengenakan topeng itu berhamburan, menyerang.. Mereka mengganggu unta  agar lari dengan cepat. Sejumlah barang bawaan pun terjatuh. Penunggangnya masih bisa mengendalikan diri dan tetap tenang. Sementara dua kawan seperjalanannya sibuk menghadang serangan dengan tongkat, dan memukulkannya ke hewan tunggangan para penyerang. Menghadapi perlawanan yang gigih seperti itu, akhirnya para penyerang pun lari menuruni bukit dan  ber...