Minggu, 25 Juli 2021

Blog

Sanghyang Kenit, Susur Gua di Citarum Purba
Kabar Khas

Sanghyang Kenit, Susur Gua di Citarum Purba

Foto: ESS Dalam masyarakat Sunda, kata “hyang” sering digunakan sebagai ungkapan penghormatan kepada eksistensi spiritual tak kasatmata. Bisa berupa tempat atau benda yang dianggap memiliki kekuatan supranatural. Lazimnya di depan kata ini ditempatkan “sang” yang juga menunjukkan sikap memuliakan. Maka, betapa banyak nama tempat atau benda yang didahului sebutan sanghyang. Di wilayah Kabupaten Bandung Barat, setidaknya terdapat empat tempat berjuluk sanghyang. Dikenal karena menawarkan keindahan yang menjadi hiburan bagi ruhani. Ada Sanghyang Tikoro, Sanghyang Heuleut, Sanghyang Poek dan Sanghyang Kenit. Semuanya berada di kawasan Waduk Saguling. Nama para hyang itu kini banyak wara-wiri di media sosial, sebagai tujuan wisata alam yang eksotis. Dari keempat lokasi bersangkutan, Sanghy...
Dari Cisanti, Sungai Terpanjang Itu Bermula
Kabar Khas

Dari Cisanti, Sungai Terpanjang Itu Bermula

  Situ Cisanti adalah hulu Sungai Citarum yang tenang dan bersih, di kaki Gunung Wayang. Kilometer 0 Citarum itu berada di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari, Kab. Bandung. Berjarak sekitar 50 kilometer di selatan pusat Kota Bandung, Cisanti bisa ditempuh dalam 2 jam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Luas area situ sekitar 5 hektare, yang berada dalam kawasan seluas10 hektare. Air yang memenuhi danau, berasal dari tujuh mata air yang tidak pernah kering, yaitu mata air Citarum, Cikoleberes, Cikahuripan, Cihaliwung, Cisadane, Cikawudukan, dan Cisanti. Debit airnya mencapai 200-400 liter/detik. Dari tujuh mata air tersebut, Cikahuripan dan Citarum terbilang stimewa. Posisi keduanya berdekatan, dan membentuk genangan serupa kolam sebelum akhirnya bermuara di danau. Juga ada p...
Curug yang Indah, Ojek yang Ekstrim
Kabar Khas

Curug yang Indah, Ojek yang Ekstrim

Lebih dari sepuluh tahun lalu, kami pernah mengujungi Curug Malela yang terletak di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kab. Bandung Barat ini. Kondisi dulu dengan sekarang sudah jauh berubah. Terutama pada kemudahan akses jalan menuju lokasi dan fasilitas di curug yang sering disebuat sebagai Niagara mini itu. Dulu, tempat wisata ini sepi pengunjung dan tidak tertata sebagai mana mestinya. Pelancong mulai banyak berdatangan seiring mewabahnya medsos. Banyak postingan mengulas curug di Sunga Cidadap ini. Terlebih setelah Pemprov Jabar menyuntikkan dana Rp 2,5 miliar dan menatanya pada 2019. Jumlah wisatawan melonjak,   berkisar antara 4.000-5.000 orang per bulan. Meski kemudian sempat tergangggu dengan wabah corona. Jarak tempuh pusat Kota Bandung sekitar 70 kilo...
Stop Perburuan Gigi Hiu Raksasa, Warga Ingin Punya Museum
Kabar Utama

Stop Perburuan Gigi Hiu Raksasa, Warga Ingin Punya Museum

Anda pernah mendengar istilah “huntu gelap”? Dalam bahasa Sunda, “huntu” berarti gigi dan “gelap” adalah petir. Gigi petir merupakan sebutan berbau mitos tentang gigi berdaya rusak dahsyat, setiap  kali petir manyambar dengan suara menakutkan. Gigi tajam itulah yang membuat pohon hangus dan tumbang, nyawa orang melayang. Akan tetapi di kawasan Jampang Surade Kabupaten Sukabumi, istilah ini begitu populer dan berdaya tarik rupiah yang tinggi. Ya, huntu gelap menjadi harta yang diburu banyak orang untuk dijual dengan harga mahal. Perburuan semakin menjadi-jadi ketika masyarakat didesak kebutuhan ekonomi akibat wabah corona. “Huntu gelap atau gigi petir adalah sebutan lain untuk fosil gigi hiu purba yang banyak ditemukan di Sukabumi selatan. Benda tersebut tersebar di berbagai tempat, ya ...
Pekerja Temukan Rahang Paus Purba di Ciguha Sukabumi
Kabar Utama

Pekerja Temukan Rahang Paus Purba di Ciguha Sukabumi

PADA hari Kamis (4/2/2021)  siang itu, Uten (44) seperti biasa mengemudikan backhoe, mengeruk  tanah untuk pembangunan tempat wisata air water boom di Kampung Ciguha Desa  Ciracap Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi. Tiba-tiba bucket (pengeruk) alat berat itu menyentuh benda besar dan keras. Ternyata tulang belulang berwarna putih kusam. Uten memberitahukan temuan tersebut kepada pemilik lahan. Kegiatan di lokasi itu kemudian dihentikan, untuk menghindari kerusakan pada material temuan. Tulang belulang tersebut dikuburkan kembali di tempat semula. Laporan singkat pun dilayangkan kepada pihak Museum Geologi Bandung. Empat hari kemudian sebuah tim dari museum itu sudah berada di Ciguha. “Menurut perkiraan sementara, tulang belulang itu merupakan fosil bagian rahang dari p...
BI Dukung Pengembangan Pesantren Agrokultur
Kabar Hangat

BI Dukung Pengembangan Pesantren Agrokultur

MAJALENGKA.- Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat mendukung dan akan membantu Ponpes Al-Mizan dalam pengembangan program pesantren agrokultur. Sementara itu, beberapa program edukasi ketahanan pangan untuk santri dan masyarakat akan menjadi prioritas kerja sama antara kedua lembaga tersebut. “Kita bisa memulainya antara lain dengan pembuatan green house, peralatan digital farming dan pemberian bibt cabe,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Herawanto, ketika berkunjung ke Ponpes Al-Mizan di Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Rabu (10/2/2021). Pada kesempatan itu hadir pula Kepala Perwakilan BI Cirebon Bakti Artanta dan Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya Darjana. Sedangkan Pimpinan Ponpes Al-Mizan KH Maman Imanulhaq didampingi KH Zaenal Muhyiddin, Hj. Upik Rofiqoh dan H...
Pencarian 8 Korban Longsor Sumedang Terus Dilakukan
Kabar Utama

Pencarian 8 Korban Longsor Sumedang Terus Dilakukan

SUMEDANG.- Tim SAR gabungan kembali menemukan korban meninggal dunia tertimbun tanah longsor di Dusun Bojong Kondang RT 3/RW 10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Pada pencarian hari kedua, Minggu (10/01/2021), hingga sekitar pukul 14.30, sudah ditemukan 12 korban meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, dua korban adalah Komandan Rayon Militer Cimanggu Kapten Inf Setyo Pribadi, Kasi Trantibum Kec Cimanggung Suhanda, serta Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi. Mereka tertimbun tanah longsor susulan pukul 19.30 WIB, Sabtu (09/01/2021). Korban meninggal lainnya merupakan warga setempat antara lain Diding dan  Dudung (Dusun Bojongkondang),  Wildan dan Yani (Dusun Babakan Limus), Nardianto (Perum SBG RT 04/RW 14) dan Engkus Kuswara (RT 2...
Longsor di Sumedang, 11 Orang Tewas
Kabar Utama

Longsor di Sumedang, 11 Orang Tewas

SUMEDANG.- Hujan yang turun dengan intensitas tinggi di kawasan Kabupaten Sumedang mengakibatkan longsor di Dusun Bojongkondang RT 03/RW 10 Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung,  Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.30 WIB. Pada peristiwa itu sebanyak 11 orang tewas dan 3 orang lainnya luka berat, Menurut datang yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, longsor terjadi pada tebing setinggi 20 meter dan panjang 40 meter. Bencana longsor terjadi dalam dua kesempatan. Pada kejadian pertama, 18 rumah warga terkena longsor yang mengakibatkan menimbun sekitar 8 orang. Kemudian usai magrib, tim datang untuk melakukan evakuasi. Ketika upaya penyelematan sedang berlangsung, sekitar pukul 19.00 terjadi longsor kedua yang menimpa warga dan tim evakuasi. Sekitar pu...
Basarnas Serahkan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air ke DVI
Kabar Utama

Basarnas Serahkan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air ke DVI

JAKARTA - Kabasarnas Marsdya Bagus Puruhito selaku SAR Coordinator (SC) pada pelaksanaan operasi SAR pesawat Sriwijaya Air SJ182 menerima serpihan-serpihan yang diduga kuat berasal dari pesawat, yang sebelumnya diberitakan hilang kontak di kawasan Kepulauan Seribu, antara Pulau Lancang dan Pulau Laki tersebut. Selanjutnya, kantung berisi serpihan pesawat tersebut diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) Polri yang diwakili Kompol Asep Winardi, Kasubdit Dokpol, untuk diperiksa lebih lanjut. Seperti dirilis pihak Basarnas lewat akun Twitter @SAR_NASIONAL,  penyerahan serpihan badan pesawat itu berlangsung di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok. Penyerahan dilakukan Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator, Minggu...
Wali Kota Bandung Oded M Danial:  Saya Terpapar Virus Corona
Kabar Utama

Wali Kota Bandung Oded M Danial: Saya Terpapar Virus Corona

BANDUNG.- Wali Kota Bandung Oded M Danial, mengumumkan dirinya terpapar virus corona. Pengumuman itu dilakukannya melalui akun instagram resmi Humas Kota Bandung @humasbdg, pada Jumat (8/1/2021).  Wali Kota yang akrab disapa Mang Oded itu memastikan pelayanan publik tetap berjalan, meski dirinya melakukan isolasi mandiri. Dalam video di instagram itu, Mang Oded mengungkapkan, “ Saya konfrmasikan saat ini Mang Oded positif terpapar virus crona dengan kategori orang tanpa hejala (OTG). Saat ini Mang Oded melakukan karantina mandiri.” Dia juga mengimbau kepada siapa saja yang melalukan kontak fisik dengannya  selama 15 menit dalam jarak kurang dari 1meter selama tanggal 4-7 januari 2021, agar melakukan karantina mandiri. Selain itu, bagi yang mengalami gejala-gejala umum yang di...