Sabtu, 18 Mei 2024

Tag: Tolak UU Cipta Kerja

Besok Buruh Demo, Minta Upah Naik 8%
Kabar Hangat

Besok Buruh Demo, Minta Upah Naik 8%

BANDUNG.- Buruh akan kembali berunjuk rasa di depan Gedung Sate dan Disnaker Jabar, pada Selasa (27/10/2020). Selain tetap menolak UU Cipta Kerja, agenda lainnya adalah menuntut kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2020 di Jawa Barat sebesar 8%. “Tanggal 27 Oktober besok, ada rapat pleno menentukan upah minimum provinsi (UMP) 2021. Sedangkan 1 November 2020 paling lambat gubernur menetapkan UMP, dan pada 21 November 2020 menetapkan UMK. Karena itu kita akan aksi besok,” tegas Roy Jinto Ferianto, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar, Senin (26/10/2020). Tuntutan kenaikan UMK 8% itu, kata RFoy, didasarkan pertimbangan kenaikan upah 5 tahun terakhir sejak adanya PP 78 THN 2015 rata-rata 5% dan proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2021. Meskipun dite...
Polisi Akan Panggil Tokoh KAMI Jabar
Kabar Utama

Polisi Akan Panggil Tokoh KAMI Jabar

  BANDUNG.- Polisi berencana akan memanggil petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), untuk mendalami kemungkinan keterlibatan organisasi itu demo berujung kericuhan di Bandung pekan lalu. Langkah itu dilakukan polisi, menyusul diamankannya sejumlah simpatisan KAMI terkait penyekapan dan penganiayaan seorang anggota polisi, Kamis (8/10/2020). “Ya kita akan panggil Presidium KAMI Jabar untuk dimintai keterangan. Terkait kasus penyekapan dan pengeroyokan terhadap seorang polisi berpakaian preman. Pelakunya simpatisan KAMI,” ujar bid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago, Rabu (14/10/2020). Selain mendalami kasus tersebut, kata Erdi, polisi juga akan mencari tahu apakah KAMI Jabar terlibat atau tidak dalam aksi unjuk rasa yang diwarnai kericuhan selama tiga ha...
Polisi Harus Minta Maaf
Kabar Hangat

Polisi Harus Minta Maaf

BANDUNG.- Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) menilai aparat kepolisian telah mencederai harkat dan martabat sivitas akademika perguruan tinggi tersebut. Sejumlah petugas keamanan diduga melakukan tindak kekerasan dan pengrusakan fasilitas kampus saat  menangani mahasiswa usai unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, di Jalan Taman Sari, Rabu (7/10/2020) dan Kamis (8/10/2020). “Karena itu kami meminta aparat kepolisian meminta maaf kepada pihak Unisba melalui media massa. Polri harus mengusut tuntas kasus tersebut, dan memberi sanksi terhadap patugas yang melakukan tindakan tersebut,” tegas juru bicara Aliansi Mahasiswa Unisba Norman Lutfi di Kampus Unisba, Sabtu (10/10/2020). Dia menjelaskan, tindakan pengrusakan fasilitas kampus dan kekerasan berawal saat polisi membu...