Sabtu, 12 Juni 2021

Total 209 Orang Diciduk

Pengunjuk rasa melintas di jembatan layang Pasupati, Kamis (8/10/2020).

BANDUNG.- Jumlah orang yang ditangkap Polrestabes Bandung terus bertambah. Sebanyak 209 orang diamankan setelah unjuk rasa hari kedua yang berujung ricuh di depan Gedung DPRD Jabar Jln. Diponegoro Bandung, Rabu (7/10/2020).

“Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat. Diduga merekalah yang memancing kerusuhan saat demo menolak UU Cipta Kerja,” kata Wakil Kepala Polrestabes Bandung, AKBP Yade Setiawan Ujung, kepada wartawan di Mapolrestabes, Kamis (8/10/2020).

Polisi menemukan data, mereka berstatus sebagai mahasiswa, pelajar sekolah tingkat menengah atas dan pengangguran. Sebagian dari mereka berasal dari luar kota antara lain Lampung dan Ciamis.

Setelah keterangan lengkap, polisi akan memilah mereka untuk memastikan pelanggaran yang dilakukan. Mana yang melakukan tindak pidana, mana yang tidak.
Di antara mereka ada yang membawa cat, berlaku vandalisme dan perusakan.

Seperti diberitakan, demonstrasi yang digelar di Gedung DPRD Jabar Rabu lalu, berakhir ricuh. Sekelompok massa melempari gedung dengan batu dan botol air mineral. Lalu menggoyang-goyang pagar dam mendesak masuk ke dalam gedung.

Polosi pun bergerak dan
memukul mundur massa dengan meriam air (water cannon) dan gas air mata. Massa pun berhamburan ke berbagai arah. Kemudian mereka terkonsentrasi di Taman Radio, Jalan Ir. H. Djuanda (Dago). Polisi kembali Keadaan begitu menegangkan. Polisi kembali mendesak massa untuk membubarkan diri.

Sebagai antisipasi, pada har ini polisi menyiapkan 1.000 personel. Mereka juga disebar ke berbagai titik. (Sup)***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: