Sabtu, 15 Mei 2021

Akhiri 2020, Bangun Toilet Umum dan Tanam Pohon

Peresmian jambann umum Cikored, Cimenyan, Kab. Bandung. Foto: Istimewa

BANDUNG.- Mengakhiri tahun 2020, Yayasan Odesa Indonesia menutup kegiatan amal dengan peresmian pembangunan dua sarana toilet umum dan gerakan aksi tanam. Peresmian toilet dilakukan di Kampung Cikored dan Kampung Arcamanik Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Sedangkan aksi tanam pohon dilakukan di Desa Geblok Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.

Sudah empat unit jamban umum dibangun Odesa di Cikored. Biaya pembangunan berasal dari hasil penggalangan dana. “Satu jamban didanai dari CSR PT Telkom, yang satu lagi sedekah dari keluarga Pak Danny Hilman Natawijaya untuk orangtuanya bagi almarhum Bapak Zaenal Akhyar di Padang,” ujar penanggungjawab kegiatan Serka Suyanto dari Satgas Citarum Harum, Kamis (31/12/2020) di Bandung.

Menurutnya, kedua toilet umum itu selesai dibangun pada tanggal 26 Desember 2020 lalu. “Kami para tentara bersama mahasiswa, dosen, warga  dan mewakili Odesa, mengucapkan terimakasih. Kami berharap masyarakat memelihara sarana ini sebaik mungkin dan semoga semakin sehat,” kata Suyanto.

Sementara itu Nina Danny Hilman yang mewakili pihak keluarga penyumbang pembangunan sarana MCK umum di Cikored mengatakan, pihaknya terdorong menyalurkan bantuan untuk pembangunan fasilitas tersebut karena manfaatnya sangat besar bagi kesehatan banyak orang. Dia melihat sendiri kesulitan warga dalam hal sanitasi. Banyak toilet tanpa septictank dan tanpa penutup atap.

“Kita sudah membuktikan di puluhan tempat. Setelah pembangunan toilet warga akan lebih sehat dalam urusan mandi, mencuci dan membuang air. Derajat kesehatan otomatis meningkat. Kami berharap kegiatan ini  bisa lebih banyak dilakukan karena saya sendiri menyaksikan masih banyak warga petani yang sanitasinya belum bagus,” terang Nina.

Selain menyumbang pembangunan Toilet, Nina juga memberikan pendampingan kesehatan bagi anak-anak dan orangtua di Cikored. Salahsatunya adalah memberikan pertolongan pada dua anak yang tertimpa penyakit kudis parah. Ada juga tindakan membantu orangtua yang sakit-sakitan dan membawanya berobat ke rumah sakit.

Odesa Temangung

Sementara itu Ketua Yayasan Odesa Indonesia Cabang Temanggung, Andy Yoes Nugroho, mengatakan gerakan santri di Kaloran mulai aktif bergerak dalam urusan pembibitan dan gerakan aksi tanam pohon. Sejak awal 2020, Odesa Temanggung memulai konsolidasi gerakan ekonomi dengan pembibitan yang dilakukan di Dusun Kauman Desa Kaloran Kabupaten Temanggung. Melalui grup pertanian Keboenkoe yang menghimpun belasan alumni pesantren, kini telah menghasilkan gerakan pembibitan.

“Bisnis bibit untuk menopang kegiatan penghijauan sudah berjalan. Para petani yang belatar belakang santri itu sejak musim Hujan November 2020 lalu mulai aktif menjalankan aksi tanam pohon bibit buah-buahan dan herbal di ladang-ladang,” tutur Andy.

Menurut Andy, gerakan lingkungan hidup dengan memobilisasi kaum santri baik yang masih aktif di pesantren maupun yang berprofesi sebagai petani sangat strategis karena mereka mudah menerima gagasan yang diusung para kiainya.

“Gagasan ekologi itu susah diterapkan di masyarakat. Tetapi kalau yang melakukan adalah pemimpin tradisional yang punya basis massa, otomatis efektif. Seperti yang dilakukan di Kaloran ini, banyak santri yang sekarang memiliki kepedulian aksi tanam pohon,” jelas Andy. (Sup)***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: