Sabtu, 15 Mei 2021

Ketua RW dan Relawan Jadikan Bansos Tepat Sasaran

BANDUNG.- Melawan pandemi Covid-19 membutuhkan peran aktif semua pihak. Termasuk di lingkungan kelompok masyarakat yang disebut rukun warga (RW). Para ketua RW telah menunjukkan sumbangsihnya dalam mencegah penyebaran virus corona tersebut. Kinerja mereka tercatat dalam laporan yang diterima melalui komunikasi jarak jauh dengan program Sapawarga.

“Apresiasi kepada para ketua RW dan juga relawan dalam penanganan Covid-19 terutama memberikan informasi data penerima bansos Covid,” ujar Kepala Diskominfo Jabar Setiaji saat memberikan sambutan pada acara “Ngariung Online dan Penganugerahan RW dan Relawan Juara Sapawarga” Jumat (11/12/2020).

Setiaji menambahkan sekitar 18 ribu ketua RW telah ikut membantu verifikasi data penerima bantuan sosial Jabar yang mencapai 1,9 juta orang penerima, sehingga menjadi tepat sasaran. “Capaian luar biasa ditengah keterbatasan selama pandemi,” puji Setiaji. Untuk itu Dinas Kominfo memberikan penghargaan kepada ketua RW dan relawan juara.

Sebelum diumumkan, para ketua RW dan relawan mengikuti paparan inspiratif yang disampaikan dua narasumber, yakni Tri Mumpuni yang merupakan penyelenggara program Patriot Desa Jabar, serta Andre Rahadian, Ketua Bidang Koordinasi Relawan pada Satgas Penanggulamgan Covid-19 Nasional.

Hadiah gubernur

Tiga orang ketua RW bakal menerima hadiah khusus dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil atas prestasinya menjadi Ketua RW Juara Sapawarga. “Ada ribuan ketua RW, artinya tiga RW ini luar biasa dedikasi dan kerjanya untuk masyarakat,” ujar Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat memberi apresiasinya secara virtual.

Mereka adalah Tajudin, Ketua RW 5 Desa Sukaasih Kec. Sukatadi Kab. Bekasi. Dia aktif memberikan laporan. Sepanjang 2019 hingga 2020 telah memposting 1.079 laporan pada Sapawarga. Kemudian Dedi Suryadi, Ketua RW 7 Desa Mandala Kec. Cimalaka Kab. Sumedang, mengirim laporan sebanyak 926 buah. Ia aktif dalam sosialisasi pencegahan Covid-19 klaster keluarga dan mewajibkan isolasi mandiri bagi tamu atau pendatang selama 14 hari.

Selanjutnya Medi M. Sidik, Ketua RW 7 Desa Cirangrang Kec. Babakan Ciparay Kota Bandung, yang aktif menyebarkan aplikasi Sapawarga kepada semua RW di Kota Bandung. “Hadiah bukan menjadi tolok ukur. Saya akan siapkan hadiah  berupa satu dus peralatan lawan Covid-19. Nanti setelah Covid reda,  saya akan undang ke Gedung Pakuan, bertemu dengan gubernur langsung,” jelasnya.

Ridwan Kamil menegaskan Sapawarga telah banyak berkontribusi bagi Jabar dalam menentukan keputusan terkait apa saja kebutuhan warga hingga tingkat terendah atau RW. Semua laporan dibaca dan menjadi masukan yang penting bagi dirinya. Dia juga mengapresiasi relawan Covid-19, yang bekerja sukarela tanpa memperdulikan apakah tercatat sebagai relawan resmi atau bukan. (Sup)**

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: