Sabtu, 24 Juli 2021

Emil Minta HRS Pahami Situasi Saat Ini

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: Twitter @ridwankamil.

BANDUNG.- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Habib Rizieq Shihab (HRS) untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan kegiatan dengan melibatkan massa banyak. HRS diharapkan dapat memahami situasi yang tidak mudah sekarang ini dalam ikhtiar mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Saya sudah sampaikan pesan tentang ini kepasa Habib Rizieq Shihab. Juga saya sampaikan melalui habib-habib yang lain,” kata Ridwan Kamil  kepada wartawan di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa (17/11/2020). Seperti diketahui, HRS sempat melakukan tablig akbar di kawasan Megamendung Bogor Jawa Barat, dengan jumlah massa yang banyak.

Menurut pria yang akrab dipanggil Emil ini, acara yang melibatkan massa sebenarnya bisa digelar dengan menggunakan tekonologi Zoom. Dengan demikian, bisa diikuti orang sebanyak mungkin namun secara kesehatan juga aman. Cara-cara seperti hendaknya bisa dipertimbangkan sebagai jalan keluar untuk kebaikan bersama.

Emil meminta kepada semua pihak, terutama tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh, untuk menahan diri dalam mengumpulkan massa. Jika hanya mengandalkan ketegasan sebagai bentuk pengendalian di lapangan, tidak semudah yang dibayangkan. Bisa terjadi bentrokan seperti pada aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Kapolda Jabar

Ketika dimintai tanggapannya terkait pergantian Kapolda Jawa Barat, Emil mengapresiasi kinerja Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat menjabat orang nomor satu di jajaran kepolisian Jabar  dalam  penanggulangan Covid-19. Dia berterima kasih karena Rudy sudah bekerja luar biasa.

Selain itu, Rudy Sufahriadi juga memberi contoh yang baik karena bersedia menjadi relawan uji klinis fase tiga vaksin Covid -19 buatan Sinovac, China. “Pak Rudy menjadi relawan Covid-19 tanpa diminta. Juga dedikasinya luar biasa saat menangani demo di masa pandemi ini,” katanya.

Seperti diberitakan, Kapolri  Jenderal Polisi Idham Azis mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat pada Senin (16/11). Pencopotan diakukan karena keduanya dinilai tidak menegakkan aturan mengenai protokol kesehatan Covid-19 di wilayahnya.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana digantikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran. Sementara Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi digantikan oleh Asisten Logistik Kapolri Irjen Pol Ahmad Dofiri. (Pri)***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: