Minggu, 25 Juli 2021

Maman: Bangun Wirajiwa Hadapi Bahaya

Ketua Umum KITA Maman Imanulhaq (duduk berbaju puth). Foto; dokumen panitia.

BANDUNG.-  Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) memiliki karsa atau semangat untuk melakukan perbaikan. Salah satunya membangun wirajiwa yang merupakan tindakan nyata dari seluruh komponen masyarakat, untuk membantu pemerintah dalam menghadapi tantangan bahaya.

“Misalnya bahaya itu dalam bentuk pandemi Covid-19,” ucap Ketua Umum KITA, KH. Maman Imanulhaq, saat berbincang dengan wartawan di depan kantor Pikiran Rakyat Jln. Asia Afrika Bandung, Rabu (28/10/2020).  Seperti diketahui, KITA menggelar musyawarah nasional di Hotel Preanger yang hanya berjarak puluhan meter dari kantor “PR”.

Menurut Maman, KITA juga berperan membantu pemerintah dalam mewujudkan program bela negara di tengah masyarakat.  Antara lain dengan terbentuknya Pesantren Melodia Indonesia yang memiliki program deradikalisasi. Caranya melalui kegiatan menghidupkan kembali nilai-nilai seni dan budaya yang menjadi jati diri kebhinekaan Indonesia.

“Momentum Sumpah Pemuda dipilih sebagai waktu untuk menggelar munas, tada lain sebagai ajang mempererat dan mengukuhkan visi misi KITA melalui sumpah baru, dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik di masa depan,” ujar pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi Majalengka ini.

Merawat Indonesia

Dikatakannya, KITA akan terus mengawal, mendukung dan saling menguatkan program pemerintah. Karena visi atau tujuan KITA adalah bagaimana cara merawat Indonesia, dengan bermodalkan gagasan pemikiran yang sudah lama, serta menyampaikannya secara sopan santun dan berkeadaban.

Termasuk dalam mengkritisi program pemerintah pun, KITA selaluberdasarkan data fakta yang nyata. Penyampaiannya melalui komunikasi kepada DPR, MPR, Bappenas, juga kementerian terkait.

“Mari kita kritisi pemerintah, tanpa perlu menebar ketakutan apalagi ancaman. Maka KITA tidak berhadapan dengan KAMI (Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia –red). KITA selalu berhadapan dengan harapan dan cita-cita bangsa Indonesia di masa depan,” tuturnya.

Maman menjelaskan, saat ini KITA memipunyai  45 majelis perwakilan di setiap daerah seluruh Indonesia, yang siap menguatkan kembali program-program  pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia. Apa dilakukan KITA di daerah diharapkan semakin bersinergi dengan wilayah-wilayah lainnya.  Sehingga terbentuk sebuah perubahan bagi Indonesia yang lebih baik. (Sup)***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: