Jumat, 26 Februari 2021

Klub-Klub Sudah Siap Bertanding

Ilustrasi (Foto: Tribun Banjarmasin)

JAKARTA.- (AKN).- Klub-klub peserta Liga 1  pada umumnya ingin bertanding sesuai jadwal pada kompetisi sepak bola profesional di Indonesia itu. Mereka sudah mempersiapkan diri sedemikian rupa. Namun kalau memang harus ditunda, diharapkan  penundaannya hanya sebulan dan November bisa berjalan.

“Kami datang ke Yogyakarta untuk meminta masukan dari klub-klub yang sudah siap di kota itu. Mereka berharap jangan sampai pulang kembali, dan akan menunggu perkembangan selanjutnya,” kata Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita, Rabu (30/9/2020), di Yogyakarta. Hadian berada di kota tersebut bersama  Direktur Operasional LIB Sudjarno.

Sementara itu PT Liga Indonesia Baru (LIB), kemarin mengeluarkan surat resmi untuk penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020. Setelah surat tersebut keluar dan disebarkan kepada klub-klub peserta  Liga 1 dan Liga 2, LIB langsung bergerak cepat melakukan penyesuaian kembali. Sehari sebelumnya, PSSI dan Menpora  memutuskan untuk menerima keputusan dari pihak kepolisian yang menyatakan tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Menurut Hadian, sejumlah klub –termasuk dari luar Jawa- menjadikan Yogyakarta dan sekitarnya sebagai kandang sementara. . Ada beberapa klub yang siap berada di Yogyakarta sembari menunggu perkembangan, antara lain Barito, PSM, dan Persiraja.

Mendapat masukan

Pertemuan yang berlangsung tertutuppada sore hari itu, menurut Hadian, untuk mendengarkan masukan-masukan dari klub terkait penundaan lanjutan kompetisi dan bagaimana rencana ke depannya. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup.

“Kami apresiasi kesiapan mereka, karena telah datang dan menggelar latihan lebih awal.  Seluruh persiapan sudah matang sebenarnya. Namun ada perubahan jadwal lagi. Kita harus menyesuaikan,” ujarnya .

Hadian akan bergerak cepat melakukan penyesuaian.  Jadwal yang dibuat sudah mempertimbangkan hari-hari besar nasional. Dipastikan  saat pilkada berlangsung , di daerah tersebut tidak ada pertandingan.  Karena sesuai persyaratan tidak diperbolehkan bermain di saat hari besar nasional.

Setelah bertemu dengan klub-klub yang berada di Yogyakarta, Hadian akan kembali lagi ke Jakarta dan bertemu dengan PSII membahas masukan dari klub-klub tersebut. Komunikasi dengan tim-tim lainnya yang tidak berada di Yogyakarta akan dilakukan kemudian.

LIB berharap seluruh stakeholder sepak bola, pemain, pelatih, manajemen, sponsor dan lainnya bisa memaklumi kondisi yanng terjadi saat ini.  LIB akan terus  berkoordinasi dengan PSSI, Kemenpora, dan pihak kepolisian agar kompetisi yang tertunda ini bisa digelar pada November mendatang. (Tamara/AKN)**

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: