Minggu, 25 Juli 2021

Pangdam Jaya: Jika Tak Taat Aturan, Bubarkan Saja FPI!

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman

JAKARTA.- Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman membenarkan, penurunan baliho Habib Rizieq Shihab oleh sejumlah anggota TNI adalah atas perintahnya. Sebab beberapa kali baliho itu diturunkan petugas dari Satpol PP, ada pihak yang menaikkannya lagi.

“Orang berbaju loreng yang menurunkan baliho Habib Rizieq itu atas perintah saya. Semua pihak harus taat terhadap hukum di Indonesia. Jika  Front Pembela Islam tidak taat terhadap hukum, bisa dibubarkan,” tegas Mayjen Dudung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Beberapa hari terakhir ini, di media sosial;l beredar video berdurasi pendek yang memperlihatkan sejumlah orang berpakaian loreng sedang menurunkan baliho besar bergambar Habib Rizieq Shihab. Dua orang naik dan mencopot baliho itu, yang lainnya menarik dari bawah. Pencopotan dilakukan pada malam hari.

Akan bersihkan

Dudung berjanji akan membersihkan semua baliho yang mengajak revolusi. Pihaknya tidak segan akan menindak dengan keras siapa saja yang mengganggu persatua dan kesatuan. FPI jangan mengatasnamakan umat Islam. Karena banyak umat Islam yang bertutur kata dan bertingkah laku baik.

Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum. Setiap warganya harus taat kepada hukum. Pemasangan baliho di manapun sudah jelas aturannya. Ada keharusan bayar pajak, tempatnya sudah ditentukan. Karena itulah FPI jangan berbuat seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar.

Dikatakan Dudung, TNI akan bertindak jika ada baliho berisi ajakan revolusi. “FPI tidak bisa begitu. Tidak bisa berbuat sesuka hati. Pokoknya, jangan coba-coba. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu, jika mau coba-coba dengan TNI,” katanya. (Pri)***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: